Internalisasi Akhlak Khidmah Tamu Peringatan Haul Sekumpul Pada Masyarakat Desa Tunggulirang Sebrang, Martapura
Perspektif Teori Pelayanan Sosial
Kata Kunci:
Akhlak, Sosial, Khidmah, Haul, Guru SekumpulAbstrak
Krisis moral yang melanda generasi saat ini menjadi persoalan serius, ditandai dengan melemahnya akhlak, lunturnya nilai-nilai sosial, nilai lokal dan religius terpinggirkan oleh budaya instan dan individualistik. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana praktik khidmah dalam konteks haul Abah Guru Sekumpul menjadi ruang pembentukan nilai-nilai moral dan spiritual yang tetap bertahan di tengah derasnya arus globalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi, berbasis teori pelayanan sosial. Pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pelaku dan penyelenggara kegiatan haul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pengalaman khidmah, para pelaku mengalami proses internalisasi nilai-nilai seperti hormat kepada guru, kepedulian sosial, kerendahan hati, keikhlasan, dan cinta terhadap sesama. Nilai-nilai ini telah membentuk kesalehan individu, memperkuat kesadaran kolektif dan identitas budaya religius masyarakat.
Unduhan
Referensi
Adi, I. R. (2008). Intervensi komunitas: Pengembangan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Azhari, M. R. (2024). The Role of Islamic Education in Enhancing Social Integration of the Ummah : A Theoretical Review. Indonesian Journal of Education and Science, 1(2), 57–63.
Hamka. (2018). Islam, Rovolusi, dan Ideologi. Jakarta: Gema Insani.
Huraerah, A. (2008). Pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial: Sebuah pengantar. Bandung: Refika Aditama.
International Federation of Social Workers. (2014). Global definition of social work. Diambil dari https://www.ifsw.org/what-is-social-work/global-definition-of-social-work/
Khairuddin, A. (2023). Haul Guru Sekumpul in the Perspective of the Prophet’S Hadith and the Traditions of the Banjar People. Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 2(1). Retrieved from http://maryamsejahtera.com/index.php/Religion/article/view/909
Khamida, Yusuf, A., Budury, S., & Kareina, A. P. (2022). The relationship of religiosity and social support with students adaptation in the islamic boarding school. Bali Medical Journal, 11(2), 729–733. https://doi.org/10.15562/bmj.v11i2.3151
M. Yunus, B., & Qomaruzzaman, B. (2019). Meneladani Nabi Muhammad dan Pengaruhnya terhadap Servant-Leadership dan Perilaku Khidmat. Kontekstualita, 33(02), 191–219. https://doi.org/10.30631/kontekstualita.v33i02.55
Mat Nong, N. F., Idris, M. R., Wan Zakaria, W. F. A., & Mohd Nor, A. Y. (2022). Relationship between Islamic Identity, Spirituality and Religiosity in Social Identification. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 12(6), 1232–1243. https://doi.org/10.6007/ijarbss/v12-i6/13915
Muhamad. (2022). The Ontology of the City in the Quran: A Study Based on Ibn ‘Āšūr’s Commentaries in the Book of al-Taḥrīr wa al-Tanwīr. Al-Bayan: Journal of Qur’an and Hadith Studies, 20(3), 381-398.
National Association of Social Workers. (2021). NASW code of ethics. Washington, DC: NASW Press.
Nuriman, N., Hamzah, A. B., Fauzi, F., Yusnaini, Y., & Yuliza, Y. (2024). The Mediating Role of Social Environment on Student’s Personality: Examining Islamic Values in Adolescents Post-Covid-19. Islamic Guidance and Counseling Journal, 7(1). https://doi.org/10.25217/0020247417200
Payne, M. (2014). Modern social work theory (4th ed.). London: Palgrave Macmillan.
Shahara, N. A., & Masyithoh, S. (2025). Adab Guru dan Murid sebagai Refleksi Akhlak Islami : Implikasi terhadap Pembentukan Lingkungan Belajar Beretika. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3, 739–747.
Siporin, M. (1975). Introduction to social work practice. New York: Macmillan.
Zastrow, C. (1999). The practice of social work (7th ed.). Belmont, CA: Brooks/Cole.
Taisir, M., Sanusi, A., & Aprillah, A. (2025). Integrating Khidmah and Tarbiyah: A Service-Learning Model in Indonesia’s Islamic Boarding School Education. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 9(2), 347–368. https://doi.org/10.35723/ajie.v9i2.151
Thohari, M. H., Pangesthi, S., & Naryaningsih, P. D. (2024). Studi Literatur tentang Adab Siswa terhadap Guru: Implikasi Psikologis, Sosial, dan Pendidikan. Journal of Mandalika Literature, 5(4), 986–994.
Wulandari, T., Riennana, R., Siswanto, N., & Saefulloh, A. (2023). Pengaruh Haul Abah Guru Sekumpul Serta Keteladanannya Bagi Masyarakat Kalimantan Selatan. JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata Dan Pembelajaran Konseling, 1(2), 63–69. https://doi.org/10.57235/jamparing.v1i2.1017
Zaini, M., & Bashori. (2025). Relawan Majelis sebagai Ekspresi Mahabbah terhadap Ulama : Studi Kualitatif dan Interdisipliner pada Haul Guru Sekumpul di Martapura Assembly Volunteers as an Expression of Mahabbah to Ulama : A Qualitative and Interdisciplinary Study of the Haul Guru Sek. Jurnal Intelek Insan Cendekia, 2(6), 11957–11971.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ahmad Irfan, Ayyuhan Ayyuhan, Dicky Setiady (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



