Metodologi Orientalis Dalam Studi Al-Qur’an

Kajian Historis dan Perkembangannya

Penulis

  • Hana Maulydiah Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta Author
  • Sukirno Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta Author
  • Neng Sipa Nurpalah Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta Author
  • Abdullah Safei Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta Author

Kata Kunci:

Sejarah, Orientalisme, Al-Qur'an

Abstrak

Orientalisme merupakan kajian Barat terhadap dunia Timur yang sejak awal banyak diarahkan pada studi Al-Qur’an dan sering kali menimbulkan kontroversi karena bias ideologis dan kepentingan tertentu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejarah perkembangan orientalisme dalam studi Al-Qur’an serta karakteristik pendekatan yang digunakan para orientalis pada setiap periodenya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap karya-karya orientalis dan tanggapan para sarjana Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan orientalisme dalam studi Al-Qur’an terbagi ke dalam tiga periode utama, yakni pra Perang Salib, masa Perang Salib hingga Pencerahan Eropa, dan masa Pencerahan hingga era modern. Setiap periode memiliki karakteristik metode dan orientasi yang berbeda, mulai dari polemik teologis dan misionaris, pendekatan filologis-historis, hingga pendekatan akademik yang relatif lebih sistematis namun tetap menyisakan bias tertentu terhadap Al-Qur’an.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Agustono, Ihwan (2020) Potret Perkembangan Metodologi Kelompok Orientalis Dalam Studi Al-Qur’an. Studi Quranika: Jurnal Studi Quran 4(2).

Al-‘Alim, Umar Lutfi (1991) Al-Mustasyriqun Wa al-Qur’an. Malta: Markaz Dirasat al-‘Alam al-Islami.

Al-Juhni, Mani’ bin Hammad (1997) Al-Mausu’ah al-Muyassarah Fi al-Adyan Wa al-Mazahib Wa al-Ahzab al-Mu’asharah. Riyadh: Dar al-Nadwah al-’Alamiyyah.

Badawi, Abdurrahman (1993) Mausu’ah al-Mustasyriqin. Bairut: Dar Al-Ilmi Lilmalayin.

Baihaki, Egi Sukma (2017) Orientalisme dan Penerjemahan Al-Qur’an. Ilmu Ushuluddin 16(1).

Fadal, Kurdi (2011) Pandangan orientalis terhadap Al-Qur’an. Religia: Jurnal Ushuluddin STAIN Pekalongan 14(2).

Idri (2011) Perspektif Orientalis tentang Hadis Nabi. Al-Tahrir 11(1).

Idri (2017) Hadis Dan Orientalis: Perspektif Ulama Hadis Dan Orientalis Tentang Hadis Nabi. Jakarta: Kencana.

Irdawati, Hotiza, Siti and Mubarak, Syahrul (2004) Nalar Pikir Orientalis terhadap Kajian Al-Qur’an: Telaah atas Metodologi John Wansbrough. Jurnal Riset Agama 4(1).

John Wansbrough (1997) Quranic Studies: Sources and Methods of Scriptural Interpretation. London Oriental Series. Oxford University Press.

Khoeron, Moh. (2010) Kajian Orientalis terhadap Teks dan Sejarah Al-Qur’an. Suhuf 3(2).

Muhsin, Abdurradhi Muhammad Abdul (2006) Madza yurid al-Gharb Min al-Qur’an? Majallah al-bayan. Riyadh.

Nasir, St. Magfirah (2021) Sejarah Perkembangan Orientalisme. Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan 3(2).

Rahim, Abd. (2010) Sejarah Perkembangan Orientalisme. Hunafa: Jurnal Studi Islamika 7(2).

Safitri, Lis (2019) The Message of The Qur’an Karya Muhammad Asad: kajian Metodologi Terjemah dan Tafsir. MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 4(2).

Said, Edward W. (1978) Orientalism. New York: Pantheon Books.

Sale, George (1734) The Koran: Commonly Called the Alcoran of Mohammed. London: C. Ackers.

Utami, Wahyu (2019) Sejarah Perkembangan Pemikiran Orientalisme Edward W. Said (1935-2003). Skripsi. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya.

Yusup, Andi Asdar (2016) Metode Bibel dalam Pemaknaan Al-Qur’an (Kajian Kritis terhadap Pandangan Orientalis). Hunafa: Jurnal Studi Islamika 13(1).

Zarkasyi, Hamid Fahmy (2011) Tradisi Orientalisme dan Framework Studi Al-Qur’an. Jurnal Tsaqafah 7(1).

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-10

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Maulydiah, H., Sukirno, Neng Sipa Nurpalah, & Abdullah Safei. (2026). Metodologi Orientalis Dalam Studi Al-Qur’an: Kajian Historis dan Perkembangannya. YAHDIFA: Jurnal Akademik Humaniora Diskursus Interdisiplin Fundamental Agama, 1(2), 212-232. https://ejournal.yahdifa.org/index.php/ojs/article/view/15

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.